Pemberdayaan Masyarakat Sakinah dalam Upaya Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur’an di Kampung Sakinah

Empowerment of The Sakinah Community In Efforts to Eradicate Al-Qur'an Illumination in Sakinah Village

Authors

  • Rivo Alfarizi Kurniawan Kurniawan UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Neny Ismiyanti UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Muhammad Muhib Alwi UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

DOI:

https://doi.org/10.35719/ngarsa.v2i1.161

Keywords:

Buta Huruf Al-qur’an, Kampung Sakinah, Community Empowerment

Abstract

Seeing the high level of Qur'an illiteracy survivors in the village of Sakinah and the very limited number of teaching staff to read the Qur'an, it is necessary to have a Qur'an illiteracy eradication program to support government programs in reducing the number of survivors. illiteracy of the Koran. The purpose of this research is to know the empowerment of the people of the sakinah village in an effort to eradicate illiteracy in the Qur'an in the sakinah village. The method used is descriptive qualitative method. The results of the service were obtained by several activities to eradicate al-Qur'an illiteracy in the sakinah village, namely socialization activities on the importance of learning the Qur'an, debriefing the knowledge of tajwid and makhorijul literacy, community empowerment in eradicating illiteracy in the Qur'an and reading competitions. - Quran. The activities carried out run smoothly and well, this can be seen from the enthusiasm of the participants of Al-Qur'an illiterate survivors who continue to increase in participating in the activities carried out. Another result of the activities carried out was getting teachers to teach the Qur'an taken directly from the people of the Sakinah village. To maintain the continuity of the program implemented, students collaborate and coordinate with the KUA team in Tanggul sub-district.

Melihat tingkat penyintas buta huruf al-qur’an di kampung sakinah yang cukup tinggi serta jumlah tenaga mengajar membaca al-qur’an yang sangat terbatas, maka diperlukan adanya program pemberantasan buta huruf al-qur’an guna mendukung program pemerintah dalam menekan jumlah penyintas buta huruf al-qur’an. Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu mengetahui pemberdayaan masyarakat kampung sakinah dalam upaya memberantas buta huruf al-qur’an di kampung Sakinah. Metode yang digunakan yakni metode kualitatif deskriptif. Hasil pengabdian diperoleh beberapa kegiatan guna memberantas buta huruf al-qur’an di kampung Sakinah yakni kegiatan sosilaisasi pentingnya belajar al-qur’an, pembekalan ilmu tajwid dan makhorijul huruf, pemberdayaan masyarakat dalam memberantas buta huruf al-qur’an serta lomba baca al-qur’an. Kegiatan yang dilakukan berjalan dengan lancar dan baik, hal tersebut terlihat dari antusiasme peserta penyintas buta huruf al-qur’an yang terus meningkat dalam mengikuti kegiatan yang dilakukan. Hasil lain dari kegiatan yang dilakukan yakni mendapatkan guru mengajar alqur’an yang diambil langsung dari masyarakat kampung sakinah. Untuk menjaga keberlanjutan program yang dilaksanakan, mahasiswa melakukan kolaborasi dan koordinasi bersama tim KUA Kecamatan Tanggul.

References

Hamid, A. (2016). Pengantar Studi Al-Qur'an. Jakarta: Pranada Media Group.

Ismaulina. (2020). Program Pelatihan dan Pendampingan Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur’an Dengan Metode Iqra’. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 2(1), 6-10.

Kartika, T. (2019). Manajemen Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an Berbasis Metode Talaqqi. Jurnal Islamic Education Manajemen. 4(2). 245-256.

Kuswardono, S., & Zukhaira, Z. (2014). Pengembangan Karakter Masyarakat (Development of Character Community) Melalui Penuntasan Buta Aksara Al-Qur'an Dengan Metode Yanbua. Jurnal Abdimas, 18(2), 115–124.

Malik, F. (2020). Peran penyuluh Agama ISlam Dalam Membentuk Karakter Masyarakat Buta Aksara Al-Qur'an Di Kecamatan Mattirobulu Kabupaten Pinrang. Skripsi. Institut Agama Islam Negeri Pare-pare.

Mu’izzuddin, D. H. M. (2017). Pemberdayaan masyarakat terhadap kualitas hidup masyarakat janaka berbasis suasana religius di lingkungan masyarakat.

Putra, I. A., Rahmawati, R. D., & Rofiq, A. A. (2020). Pendampingan Mengajar di Lembaga Taman Pendidikan Al- Qur ’ an Desa Brangkal. 1(1), 8–12.

Sadiah, Maya, R., & Wahidin, U. (2018). Implementasi Model Pembelajaran dalam Pemberantasan Buta Huruf AlQuran di Majelis Taklim Nurul Hikmah Kampung Situ Uncal Desa Purwasari Kecamatan Dramaga Kabupaten Madiun. Prosa PAI (Prosiding Al Hidayah: Pendidikan Agama Islam), 1.

Sartina, D., & Rusdi, A. (2020). Analisis Implementasi Kegiatan Pemberantasan Buta Aksara Al- Qur ’ an di Indonesia. 3(2), 99–110.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian dan Pengembangan. Yogyakarta: Alfabeta.

Ubaidillah. dkk., (2021). Buku Pedoman Kuliah Kerja Nyata Partisipatoris. Jember: LP2M Universitas Islam Negeri KH. Achmad Siddiq Jember.

Wasik, M. A. (2016). “Islam Agama Semua Nabi” Dalam Perspektif Al-Qur’an. ESENSIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 17(2), 225.

Widiastutik, R., & Ghulam, Z. (2020). Strategi Dakwah Kampung Qur’an Dalam Meningkatkan Nilai-Nilai Religius Di Desa Kalidilem Randuagung Lumajang. Dakwatuna: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi Islam, 6(2), 198.

Downloads

Published

2022-06-30

How to Cite

Kurniawan, R. A. K., Ismiyanti, N., & Alwi, M. M. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Sakinah dalam Upaya Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur’an di Kampung Sakinah: Empowerment of The Sakinah Community In Efforts to Eradicate Al-Qur’an Illumination in Sakinah Village. NGARSA: Journal of Dedication Based on Local Wisdom, 2(1), 19-30. https://doi.org/10.35719/ngarsa.v2i1.161